June 01, 2014

Motivation Day


31 Mei 2014
Hari ini, saya dan anak-anak mengadakan kegiatan “Motivation Day” setelah sebelumnya mengikuti kegiatan sahabat asuh di desa. Saya memang sedang mengajarkan anak-anak untuk berempati pada sekitar mereka, untuk mulai membuka mata bahwa ada banyak orang-orang yang membutuhkan uluran tangan mereka.
Kemarin kami sudah praktik berbagi kepada anak-anak TPA di Karanggintung, dan hari ini kami belajar tentang empati dari seseorang yang memang memiliki pengalaman berharga dalam berbagai macam kegiatan sosial, beliau adalah Mas Hidayat, S.Sos, Direktur Lazis Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto. Dengan berbagai macam pengalaman dalam lingkung sosial, saya merasa beliau adalah orang yang tepat untuk menggugah anak-anak agar mau peduli pada sesama.
Kegiatan kami dimulai pukul 07.30 pagi di Libero Café. Saat anak-anak datang, saya memutar sebuah video yang berisi foto-foto kebersamaan kami selama kurang lebih satu tahun terakhir. Selain kegiatan motivasi, hari ini merupakan hari perpisahan dengan anak-anak yang ada di kelas 7 F Al Qolam. Tidak terasa, sudah satu tahun saya menjadi wali kelas mereka, dan sekarang mereka sudah mau naik ke tingkat selanjutnya.
Ada banyak tawa bahagia saat pemutaran video tersebut, saya bisa melihat senyum mereka semua penuh bahagia mengenang kembali kebahagiaan kami selama satu tahun bersama. Dan mereka pun terdiam saat saya berdiri di hadapan mereka dan mengucapkan perpisahan dan permohonan maaf atas salah dan khilaf saya selama menjadi wali kelas mereka.
 Selanjutnya adalah kegiatan tukar kado, jadi dua hari sebelumnya saya sudah menyampaikan kepada mereka bahwa hari ini akan ada tukar kado satu sama lain. Kami sepakat, masing-masing kado akan dimasukkan ke dalam plastik berwarna hitam, agar tidak ada yang tahu kepunyaan siapa yang mereka dapat dan disinilah tawa bahagia semakin memuncak, saat kami semua membuka masing-masing kado yang dibagi secara acak secara bersamaan, ada yang dapat alat tulis lengkap dengan penggaris dsb, ada yang dapat biore, rexona, buku, komik, ikat pinggang, gelas, mangkuk, tempat pensil, dan masih banyak lagi yang lainnya. Ada satu kado yang dimasukkan ke dalam kardus berukuran besar, di dalamnya ada banyak sekali Koran, kemudian barulah ditemukan sebuah buku yang menyentuh hati, mungkin yang membawa kado itu sengaja memasukkannya ke dalam kardus besar agar proses membukanya sedikit lama dan tentunya paling berkesan.
Setelah proses tukar kado, kami memulai sesi materi bersama Mas Hidayat, anak-anak mengikuti pemaparan materi dengan baik, dan semoga mereka semua mulai membuka hati untuk saling peduli satu sama lain.
 Setelah materi selesai, dilanjutkan dengan foto bersama, santap siang bersama, kemudian diakhiri dengan nonton film bersama layaknya sedang berada di bioskop. Anak-anak antusias mengikuti rangkaian acara yang sudah saya rancang sejak jauh-jauh hari.
Akhirnya, kegiatan pun selesai, kami kembali ke rumah masing-masing dan senyum bahagia, semoga kami semua bisa menjadi hamba yang selalu diberi kemurahan hati untuk berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan.

No comments:

Post a Comment

Jangan Lupa Tinggalkan Komentarnya Gan