August 31, 2015

Ngadem Di Pantai Bingin

Pantai Bingin Pas Surut
Hi semuanya, sudah lama banget saya nggak ke rumah tercinta ini, baru pekan ini sempat nulis lagi, biasalah kesibukan orang ganteng (dilempar pasir) seperti saya ini sibuk kesana-kemari mencari alamat (palsu) lol. Anyway, belum sempat maaf-maafan sama pembaca blog tercinta ini (ya kali aja ada) :p. Mohon maaf lahir bathin, ya, semoga kebaikan selalu menyertai kita semua. Amin.
Baiklah, kalian pernah mendengar Pantai Bingin, belum? Ituloh, salah satu pantai cantik yang masih rada sepi dari kerumunan wisatawan. Nggak tahu juga? Udah pernah ke Bali belum, sih? Masa pantai Bingin aja nggak tahu *dikeroyok rame-rame*. Pantai Bingin, merupakan salah satu pantai yang berdekatan dengan pantai dreamland, padang-padang, tapi nggak banyak orang yang tahu kecantikan pantai ini. Dia terletak di desa pecatu, kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Duh, Bali Selatan emang menyimpan banyak keindahan pantai, ya. Sama seperti kamu yang menyimpan banyak rindu buat saya *plak.
Waktu di Bali satu bulan lalu, kebetulan lagi musim panas (sekarang juga masih), saya sempat ngadem di pantai ini sehabis ashar. Biasalah, karena dalam kondisi berpuasa, jadi kayaknya seru bersemedi di pantai ini sambil santai, leyeh-leyeh di bawah karang-karang yang menjulang tinggi di bibir pantai, mandi, atau hanya sekadar motret keindahan pantai yang bikin ademmmmm. Embusan angin bikin hati jadi adem, sedingin senyuman kamu (nunjuk kaca) haha. Ini tulisan banyak ngawurnya.
Untuk menuju pantai ini, cukup arahkan saja kendaraanmu ke arah Pecatu, nanti ada tulisan pantai Bingin kanan jalan sebelum pantai padang-padang, tulisannya kecil banget, makanya nggak banyak wisatawan lokal ke pantai ini, kebanyakan wisatawan mancanegara yang suka surfing yang datang kemari. Dari tempat parkir menuju ke pantai masih harus berjuang lagi, masih harus berjalan berkelok-kelok, menuruni anak tangga yang juga berkelok-kelok, kemudian barulah bertemu dengan pantai yang elok dipandang J. Hati-hati dengan kendaraan yang kamu bawa, karena tempat parkir dan pantai jauh, jadi harus dikunci ganda.
Berhubung saya nggak bisa surfing (meski sudah ikut kelas surfing di Kuta) haha, makanya saya lebih suka kesini pas ashar, pas laut lagi surut, jadi saya bisa mandi sambil melihat terumbu karang yang cantik. Airnya bening banget, mampu ngademin hati yang lagi di php-in haha. Kalo pas laut sedang pasang, ombaknya bisa mencapai ketinggian 5 meteran, cocok buat kamu yang suka surfing, apalagi kalo surfingnya bersama orang terkasih, pasti makin romantis *mulai ngawur*
Di pantai ini juga ada penginapan jika kamu memilih untuk bermalam disini, jadi jangan takut nggak dapat tempat tinggal. Atau bisa juga bikin tenda di pinggir pantai kalo mau hehe. Pantai ini cocok bagi kamu yang nggak suka dengan pantai yang sudah menjadi pantai sejuta umat. Kalo sore hari, saat matahari terbenam juga cantik banget, sayang untuk dilewatkan begitu saja. Di pinggir pantai, ada tebing-tebing yang ditumbuhi aneka tanaman yang membuat tebing-tebingnya semakin cantik karena perpaduan karang yang kokoh dan dedaunan nan hijau yang menyejukkan.

Well, karena menuju pantai ini harus menuruni anak tangga, jadi kamu harus siap capek pas baliknya, karena harus menaiki anak tangga yang bakalan bikin ngos-ngosan, semacam habis manis jadi ngos-ngosan *opo iki.  So, kalo kamu suka wisata pantai, nggak ada salahnya berkunjung ke pantai ini, malah saya rekomendasikan untuk datang ke pantai ini. Have a nice trip, guys. J

August 27, 2015

Sjaki Tari-Us: Yuk Bantu Mereka Mewujudkan Mimpi

sumber: http://www.sjakitarius.nl/
Setiap dari kita pasti memiliki impian, mulai dari hal yang paling sederhana sampai pada hal-hal yang menurut sebagian orang tidak mungkin untuk diraih. Itulah kekuatan mimpi, ia mampu memompa semangat demikian kuat untuk mencapai apa yang sudah diperjuangkan. Di dalam hidup ini, tugas kita hanyalah berusaha sebaik mungkin dalam meraih apa-apa yang kita impikan, selebihnya biarlah Tuhan yang akan memberikan jalan kepada kita melalui rencana-Nya yang kadang di luar dugaan kita.
Berbicara tentang mimpi, kali ini saya ingin bercerita tentang anak-anak luar biasa yang saya kenal ketika sedang berada di Bali, tepatnya Ubud. Mereka menamakan sekolah mereka dengan nama Sjaki Tari-Us, sebuah lembaga non profit yang bergerak di dalam bidang pendidikan bagi anak-anak yang memiliki masalah dengan mental (mental disability). Saya berkenalan dengan mereka melalui David, seorang teman berkebangsaan Belanda yang sedang magang di sana. David mengajak saya bertemu mereka dan mengisi liburan saya dengan bermain bersama mereka, sebuah pengalaman yang tidak mungkin saya lupakan.
sumber: http://www.sjakitarius.nl/
Pertemuan pertama dengan mereka, anak-anak luar biasa ini membuat saya terus ingin bertemu dengan mereka, bermain bersama mereka, tertawa bersama, kejar-kejaran sambil mengendarai sepeda, atau hanya sekadar duduk di depan TV bersama mereka. Melakukan semua itu bersama mereka membuat saya bahagia, merasakan bahagia yang sesugguhnya, betapa Tuhan Mahabaik, mempertemukan anak-anak ini dengan sekolah Sjaki Tari-Us, sekolah yang berusaha untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak hebat ini, mau menerima mereka apa adanya, dan mau berjuang demi masa depan mereka yang lebih baik.
Di Ubud-Bali, di tengah hingar bingar keramaiannya yang sudah menjadi Desa Internasional, terdapat anak-anak dengan beraneka ragam keistimewaan, mulai dari Down Syndrom, Autistik, dan lain sebagainya. Ketidaktahuan para orangtua dalam menangani anak-anak istimewa ini membuat mereka tumbuh begitu saja tanpa banyak belajar. Butuh perjuangan besar bagi pihak sekolah untuk meyakinkan para orangtua agar mau menyekolahkan anak-anak mereka ke Sjaki Tari-Us ini.
sumber: http://www.sjakitarius.nl/
Kini, anak-anak istimewa ini punya mimpi besar, mereka memiliki mimpi untuk bisa memiliki sekolah yang layak bagi mereka, sekolah yang akan menjadi tempat mereka menimba ilmu, sekolah yang akan menjadikan mereka lebih baik dari sebelumnya, sekolah yang akan menjadi tempat mereka berbagi kasih pada sesama. Bukankah bahagia jika melihat anak-anak ini bisa bersekolah dengan baik? Mendapatkan pendidikan yang layak bagi mereka?
Nah, sekarang, saya ingin mengajak teman-teman untuk ikut mewujudkan mimpi mereka dalam membangun sekolah yang layak untuk mereka. Berapapun donasi yang bisa teman-teman kumpulkan untuk mereka akan sangat berarti bagi mereka. Saya ingin mengajak teman-teman untuk urun tangan dalam membangun semangat anak-anak istimewa ini. Jika bukan kita yang peduli akan pendidikan bagi mereka, siapa lagi?
Mereka adalah tunas-tunas bangsa yang memerlukan perhatian dari kita semua, kitalah yang seharusnya mengepakkan sayap, mengajak mereka untuk bermimpi tinggi, demi kehidupan yang lebih baik. Ada banyak cara yang bisa teman-teman lakukan untuk membantu mereka, bisa dengan datang langsung ke Sjaki Tari-Us-Ubud-Bali, bertemu dengan mereka dan menyaksikan kegiatan mereka yang beraneka ragam; mulai dari membuat aneka ragam kreasi yang dijual bagi para tamu yang datang dan masih banyak lagi kegiatan lain yang begitu inspiratif dan sayang jika dilewatkan begitu saja.

Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak teman-teman untuk membantu mereka membangun sekolah, sekolah impian bagi mereka. Berapapun donasi yang teman-teman berikan akan sangat berarti bagi mereka, anak-anak bangsa yang luar biasa. Bagi teman-teman yang ingin ikut memberikan donasi, silahkan langsung menuju ke website Sjaki Tari-Us untuk keterangan lebih lanjut. Salam cinta dari Sjaki Tari-Us-Ubud-Bali, semoga kebaikan selalu menyertai kita semua. Amin.